Bagian terakhir dari bukunya ESQ dari ary Ginanjar latihan ketangguhan pribadi dan sosial dengan rukun islam
- Mengucapkan 2 kalimat Syahadat
Ketika mengucapkan 2 kalimat syahadat baik dalam sholat atau dalam doa lainnya ucapkanlah dengan perlahan lahan berupayalah untuk memperoleh makna dari ucapan terebut yaitu untuk:
- Menetapkan misi kehidupan kita
- Membulatkan tekad untuk hanaya bersujud pada Allah
- Menyerap dan mengingat sifat Allah yang luhur
- Menerapkan sifat mulia tersebut dalam keseharian dengan mencontoh prilaku Nabi Muhammad SAW
- Tanamkan komitment untuk memegang teguh rukun iman dan rukun islam
- Berjanjilah sungguh sungguh kepada Allah untuk mematuhi janji atau syahadat yang anda ucapkan itu sepenuh hati
2. Sholat Lima waktu
Lakukan sholat lima waktu dengan disiplin dan khusu, sholat justru akan meningkatkan produktifitas apabila kita meninggalkan pekerjaan untuk sesaat. Kita butuh relaxsasi ketika waktu sholat tiba pikiran akan kembali jernih dan kembali fitrah (cerdas)
Pelajari terlebih dahulu makna sholat secara mendalam sebelum melakukannya. Setiap kata yang diucapkan akan membangkitkan kembali suara hati mulia yang munkin sudah agak memudar. Kecerdasan emosi dan spiritual akan bangkit setiap mengucapkan kata kata dalam sholat. Contoh kita lafadz Bismillahirahmanirrahim diucapkan ingatlah kita bekerja atas nama Allah yang maha mulia dan bersifat rahman dan rahim. Ketika takbiratul ihram ingatlah kebesaran Allah maka kita juga harus berpikir besar dan akan membangun kekuatan prinsip untuk hanya berpegang pada Allah. Wawasan akan dibangun ketika membaca surat Al Fatihah. Memahami ini ayat demi ayat merupakan kunci kehidupan manusia yang sempurna, landasan sikap, visi, integritas, komitment, keikhlasan hingga kecerdasan social ad adi sana
Kegiatan fisik dalam sholat akan menciptakan paradigma cerdas sekaligus menghapus dan meredam kejadian sehari hari yang mungkin telah mempengaruhi dan mengotori pikiran. Paradigma akan terpelihara melalui gerakan gerakan di dalam sholat. Sholat adalah kunci yang maha penting untuk memelihara dan meningkatkan level kecerdasan emosi dan spiritual.
Lakukan evaluasi perjalanan hidup dengan membandingkan antara idealisme sholat dengan kegiatan yang kita lakukan contoh seberapa jauh komitment dan integritas, seberapa tinggi sikap rahman dan rahim kita, seberapa suci pikiran dan tindakan kita, seberapa besar visi kita, seberapa sungguh sungguh upaya kreatifitas kita atau seberapa baik kecerdasan social kita.
Shalat adalah seutas tali yang panjang yang berfungsi sebagai penuntun keberhasilan hingga akhir hayat jangan pernah lepaskan tali penuntun itu.
- Puasa Di bulan Ramadhan
Lakukan puasa wajib di bulan ramadhan dan puasa sunnah untuk meningkatkan kemampuan kendali diri. Lakukan pekerjaan sehari hari seperti biasa pada saat berpuasa. Jangan menggunakan puasa sebagai dalih untuk bermalas malasan dengan alas an lapar dan haus. Justru disinilah letak rahasianya bekerja maksimum sambil menahan lapar dan haus serta emosi tak terkendali saat itu yang harus dikedepankan adalah sifat fitrah seperti sifat rahman dan rahim, sabr, pencipta adil memberi. Sikap sungguh sungguh konsisten dan sifat mulia lainnya tarikan keatas yang fitrah harus didhulukan tarikan kebawah nafsu ditahan maka muncul pribadi luhur dan tinggi yaitu berhati emas, bermental baja dan berfisik besi setelah kita lulus idul fitri disinlah tantangan terberat dimulai training puasa sudah selesai artinya kita harus tetap bersikap fitrah berorientasi pada Asmaul husna meskipun bulan ramadahan telah berlalu berjuanglah untuk meraih kemenangan dengan berbekal kecerdasan emosi dan spiritual tinggi yang diperoleh ketika berpuasa
- Zakat
Lakukan zakat wajib secara ikhlas karena Allah yang maha kaya. Disamping untuk menolong orang lain maka zakat akan melatih dan mengasah prinsip bismillah secara konkrit bukan hanya dalam pikiran tapi juga dalam langkah nyata. Prinsip memberi (bismillah) adalah dasar dari semua keberhasilan ini adalah aplikasi nyata dari teori P/PC yang berlandaskan rhido Allah
Lakukan prinsip zakat dalam arti luas, ini adalah sinergi dan kolaborasi yang sukses. Kita harus melakukan investasi kredibilitas membangun landasan kooperatif, empati, investasi komitment, memiliki sikap keterbukaan dan kompromi. Semua hal diatas prinsip dasar sebuah aliansi yang berhasil. Zakat adalah langkah konkrit dan pengasahan dari sikap penting diatas.
Tanpa sikap sikap diatas maka tidak akan pernah terjadi suatu sinergi yang baik dan bahkan mungkin tidak akan ada kemajuan yang berarti. Inilah langkah nyata untuk membangun kecerdasan social kita dalam membangun kekuatan sscial kita sendiri. Zakat adalah proses metode untuk membangkitkan dan memunculkan kepermukaan suara hati yang berasal dari sifat mulia ar rahman ar rahim, al wahhab, ar Razzaq, As Salam, Al Fattah, Al Adl, Asy Syakuur, al Qoyyum, Al mugniy dan Al jami. Suara suara hati itu adalah dasar ESQ
- Haji
Apabila sudah mampu maka wajib bagi kita untuk melakukan ibadah haji. Ini adalah sublimasi dari keseluruhan kecerdasan emosi dan spiritual berdasarkan rukun iman dan rukun islam. Inilah puncak training dan sekaligus ibadah utama untuk membangun ketanguhan pribadi dan ketangguhan social kita. Ini ibadah fisik dimana seluruh ibadah dilakukan dengan langkah kongkrit dan jelas. Seluruh prinsip dalam rukun iman dan langkah dalam rukun isalam dilaksanakan secara total dan menyeluruh di sana. Disini terletak transformasi puncak dari keyakinan dan prinsip abstrak ke aplikasi gerak yang konkrit. Seluruh prinsip bisa terlihat sangat nyata di sini.seluruh langkah mengarah kepada prinsip yang tunggal yaitu kepada Allah yang Maha Esa. Semua dilakukan secara bersama sama dengan prisip kolaborasi (AL Jaami). Sebelum melakukan ibadah haji pelajari dulu maknanya secara mendalam agar bis memperoleh benefitnya yang maksimum. Anda harus memahami terlebih dahulu makna keseluruhan dari rulun iman dan rukun islamdisamping rukun haji itu sendirisehingga kita memiliki wawasan yang cukup (takwa ) sebelum melakukan mha training dari Allah yang maha Pembuka Hati dan Maha pembimbing. Saat ibadah haji ini lah prinsip zero mind (ihrom), komitment dan integritas kepada Allah yang Maha Esa (tawaf), Perjuangan (Sai), Tantangan (Lontar JUmrah) Sinergi dan kolaborasi (Jamaah Haji) serta evaluasi dan visualisasi (wukuf) dilaksanakan dan ditransformasikan secara fisik dan sekaligus perjalanan manusia dari awal hingga akhir jaman (Visi) hasilnya adalah suatu paradigma yang kuat atau bangunan mental yang terpatri kuat di dalam hati yang terdalam tentang makna kehidupan yang sebenarnya. Lakukan ibadah Haji dengan berbekal wawasan keimanan yang solid (takwa)


No Comments Yet